Rabu, 06 Maret 2013

SENYAWA HETEROSIKLIK

SENYAWA HETEROSIKLIK

A.      SENYAWA HETEROSIKLIK

Senyawa heterosiklik atau heterolingkar adalah sejenis senyawa kimia yang mempunyai struktur cincin yang mengandung atom selain karbon, misalnya: atom N, O, ataupun S.
Contoh :
NIKOTIN
 
FURAN
PIRIDINA

PENGGOLONGAN SENYAWA HETEROSIKLIK
1. Berdasarkan Bentuk Lingkar Siklik, dibagi menjadi:
·         Lingkar Tiga
·         Lingkar Empat

·         Lingkar Lima

·         Lingkar Enam
·         Lingkar yang memiliki 2 atom selain karbon
·         Senyawa heterosiklik lebih dari satu lingkar
 

2. Berdasarkan sifat kearomatikannya, terbagi menjadi
·         Senyawa heterosiklik non aromatik
Senyawa-senyawa yang dalam lingkar  heterosiklisnya mengandung atom selain karbon, namun sifat-sifatnya sama dengan senyawa-senyawa rantai terbuka (alifatik).
Contoh :
·         Senyawa heterosiklik aromatic
Senyawa-senyawa yang dalam lingkar  heterosiklisnya mengandung atom selain karbon, namun sifat-sifatnya sama dengan senyawa-senyawa aromatik lainnya.
Agar suatu sistem cincin bersifat aromatik, terdapat tiga kriteria yang harus dipenuhi :
1.       Sistem cincin mengandung elektron p (pi) yang terdelokalisasi (terkonyugasi).
2.       Sistem cincin harus datar (planar), berhibridisasi sp2.
3.       Harus terdapat (4n + 2) elektron p dalam sistem cincin (aturan Huckel).
Contoh :








TATA NAMA SENYAWA HETEROSIKLIK
Sistem cincin senyawa aromatik heterosiklik juga mempunyai tata nama tersendiri. Berbeda dengan senyawa lainnya, Penomoran pada cincin heterosiklik ditetapkan berdasarkan perjanjian dan tidak berubah bagaimanapun posisi substituennya. Penomoran beberapa senyawa heterosiklik adalah sbb :
Contoh :
 4-cloropiridina
 2-aminopiridina